
Fat Graft (Transfer Lemak Otologus)
Fat graft atau transfer lemak adalah prosedur bedah estetika yang memindahkan lemak dari satu area tubuh ke area lain untuk menambah volume, memperbaiki kontur, atau memberikan hasil yang lebih seimbang secara proporsional.
Lemak biasanya diambil dari area yang memiliki kelebihan seperti perut, paha, pinggul, atau pinggang, kemudian diproses dan disuntikkan kembali ke area tubuh yang membutuhkan.
Prosedur ini menggunakan jaringan lemak pasien sendiri (autologus), sehingga risiko alergi atau penolakan tubuh sangat rendah.
Fat graft wajib dilakukan bersamaan dengan prosedur LAMS atau Lipolite, karena membutuhkan proses pemindahan lemak segar secara cepat dari area donor ke area penerima agar sel lemak tetap hidup (viable).
Tahapan Prosedur
Lemak diambil dari area donor menggunakan kanula tipis melalui sayatan kecil. Teknik ini dilakukan dengan tekanan rendah agar sel lemak tidak rusak dan tetap layak untuk ditransfer.
Lemak yang sudah diambil kemudian diproses melalui sentrifugasi, filtrasi, atau pencucian, untuk memisahkan sel lemak yang masih hidup dari darah, cairan tumescent, atau minyak bebas.
Lemak murni yang telah diproses kemudian disuntikkan secara bertahap ke area target seperti wajah (pipi, bawah mata), payudara, bokong, atau bagian tubuh lain yang membutuhkan perbaikan kontur.
Indikasi & Manfaat
Menambah volume pada area yang kehilangan lemak atau kontur, seperti wajah, tangan, payudara, dan bokong.
Memperbaiki asimetris tubuh atau bekas luka/operasi, misalnya pada kasus rekonstruksi pasca mastektomi (lipofilling).
Memberikan hasil yang lebih natural dan terintegrasi dengan jaringan tubuh, karena menggunakan lemak dari tubuh sendiri dibandingkan filler sintetis.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Tingkat keberlangsungan lemak bervariasi: sekitar 40–60% lemak yang disuntik akan bertahan secara permanen, sementara sisanya akan diserap tubuh selama masa pemulihan.
Prosedur ini tidak ditujukan untuk menurunkan berat badan, melainkan untuk pembentukan kontur tubuh.
Risiko komplikasi tetap ada meski rendah, seperti memar, bengkak, infeksi, atau hasil yang tidak simetris.
Pemilihan area donor, teknik pengambilan, dan volume lemak yang akan ditransfer perlu ditentukan melalui konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik yang berpengalaman.
Durabilitas & Perawatan Tambahan
Fat graft dinilai aman dan biokompatibel, karena menggunakan jaringan tubuh sendiri untuk mengembalikan volume dan memperbaiki kontur.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih tahan lama, pasien dapat menjalani perawatan lanjutan seperti terapi regeneratif (PRP/Stem Cell Enrichment), yang membantu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup sel lemak dan memperbaiki kualitas kulit di area yang ditransfer.
