Sedang mempertimbangkan sedot lemak? Kenali perbedaan LAMS dan Vaser Liposuction, mulai dari teknologi, jenis anestesi, recovery, hingga hasil yang dapat diharapkan sebelum memilih treatment yang sesuai.
Sekilas, Vaser Liposuction dan LAMS sama-sama bertujuan menghilangkan lemak yang sulit hilang meski sudah diet dan olahraga. Padahal, keduanya memiliki prosedur, teknologi, hingga proses recovery yang berbeda.
Memahami perbedaan ini penting agar Anda dapat memilih treatment yang sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, serta rekomendasi dokter.
Perbedaan Vaser Liposuction dan LAMS
1. Teknologi dan Prosedur Tindakan
Meskipun sama-sama bertujuan mengurangi lemak, cara kerja serta alat yang digunakan kedua tindakan ini berbeda.
Vaser Liposuction
Vaser Liposuction menggunakan gelombang ultrasonik untuk membantu memecah atau mengemulsifikasi jaringan lemak sebelum proses penyedotan dilakukan.
Energi ultrasonik tersebut menghasilkan efek panas yang dapat membantu proses pengeluaran lemak sekaligus memberikan kontraksi pada jaringan sehingga dapat memberikan efek pengencangan kulit pada sebagian pasien.
Prosedur ini dapat dilakukan menggunakan anestesi lokal, sedasi, maupun anestesi umum, tergantung pada luas area tindakan, teknik yang digunakan, serta hasil evaluasi dokter.
LAMS
LAMS (Local Anesthesia Minimal-invasive Liposuction) mengusung konsep minim invasif, yaitu mengangkat lemak dengan tetap meminimalkan trauma pada jaringan. LAMS juga dilakukan menggunakan anestesi lokal, sehingga pasien tetap sadar selama prosedur berlangsung.
Selain itu, prosedur LAMS menggunakan kanula berukuran sangat kecil yang membantu pengangkatan lemak secara presisi melalui sayatan yang minimal. Pendekatan minimal invasif ini dirancang untuk mendukung proses pemulihan yang lebih nyaman dengan minimal downtime, sehingga banyak pasien dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari lebih cepat sesuai evaluasi dokter.
2. Masa Pemulihan
Masa pemulihan menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum menjalani prosedur body contouring.
Pada Vaser Lipo, pasien umumnya akan mengalami pembengkakan dan memar sebagai bagian dari proses penyembuhan. Untuk membantu mendukung jaringan selama masa recovery, dokter biasanya mengharuskan penggunaan compression garment (korset medis) selama periode tertentu.
Sementara pada LAMS, pendekatan minimal invasif dengan kanula berukuran kecil dan anestesi lokal bertujuan meminimalkan trauma pada jaringan. Karena itu, LAMS dikenal memiliki minimal downtime, sehingga banyak pasien dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari lebih cepat sesuai kondisi tubuh dan anjuran dokter Selain itu, penggunaan compression garment pada LAMS bersifat opsional.
3. Efek terhadap Kulit
Selain mengurangi lemak, banyak pasien juga mempertimbangkan bagaimana prosedur dapat memengaruhi kekencangan kulit.
Karena menggunakan energi ultrasonik, Vaser Lipo dapat membantu menghasilkan efek kontraksi jaringan (skin tightening) pada sebagian pasien. Namun, seperti prosedur yang memanfaatkan energi termal, pemberian energi perlu dikontrol secara tepat agar sesuai dengan kondisi jaringan. Dalam beberapa kasus, ketidakteraturan kontur (contour irregularity) dapat terjadi sebagai salah satu risiko yang juga dikenal pada berbagai prosedur liposuction, sehingga evaluasi dan teknik tindakan yang tepat menjadi sangat penting.
Sementara itu, LAMS memiliki fokus utama mengangkat lemak secara minimal invasif dengan tetap memperhatikan kontur tubuh. Apabila pasien juga memiliki keluhan kulit yang mulai kehilangan elastisitas, dokter dapat merekomendasikan kombinasi treatment pengencangan kulit yang memang dirancang untuk membantu merangsang produksi kolagen, seperti HIFU atau Volnewmer.
4. Hasil yang Diharapkan
Baik Vaser Liposuction maupun LAMS sama-sama bertujuan membantu mengurangi lemak yang sulit dihilangkan.
Namun, hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan. Faktor lain seperti elastisitas kulit, distribusi lemak, jumlah lemak yang diangkat, teknik dokter, hingga proses penyembuhan masing-masing individu juga berperan penting terhadap hasil yang diperoleh.
Karena itu, konsultasi sebelum tindakan menjadi langkah penting agar dokter dapat merekomendasikan prosedur yang paling sesuai dengan kondisi setiap pasien. Di akasia 365mc, dokter spesialis bedah plastik akan mengevaluasi distribusi lemak, elastisitas kulit, area tubuh yang ingin ditangani, serta tujuan yang ingin Anda capai sebelum merekomendasikan treatment yang paling sesuai.
Tersedia juga konsultasi GRATIS dengan expert team akasia 365mc agar Anda dapat memahami setiap pilihan prosedur secara menyeluruh sebelum menentukan treatment yang tepat sesuai kondisi tubuh Anda.