Apakah Water Fasting atau Juice Detox Selama 7 Hari Aman?
Belakangan ini, water fasting dan juice detox selama beberapa hari sering diklaim sebagai cara cepat untuk menurunkan berat badan dan "membersihkan" tubuh dari racun. Namun, apakah metode ini benar-benar aman? Mari kita dengarkan pendapat ahli gizi kita, dr. Audria Graciela, Sp.GK, FINEM.
Jawabannya: ......
Apa Itu Water Fasting dan Juice Detox?
Water fasting adalah metode puasa dengan hanya mengonsumsi air putih tanpa makanan maupun minuman berkalori dalam jangka waktu tertentu.
Sementara itu, juice detox biasanya dilakukan dengan hanya mengonsumsi jus buah atau sayur selama beberapa hari, tanpa makanan utuh.
Keduanya sama-sama membatasi asupan kalori secara drastis.
Apakah Berat Badan Bisa Turun?
Ya, tetapi tidak berarti lemak yang hilang.
Pada beberapa hari pertama, penurunan berat badan umumnya berasal dari:
Jika dilakukan terlalu lama, tubuh juga dapat mulai memecah massa otot sebagai sumber energi. Hal ini justru dapat menurunkan metabolisme dan membuat berat badan lebih mudah kembali naik setelah program selesai.
Apakah Benar Bisa "Detoks"?
Tubuh sebenarnya sudah memiliki sistem detoksifikasi alami.
Hati, ginjal, paru-paru, dan saluran pencernaan bekerja setiap hari untuk membantu membuang zat sisa metabolisme dari tubuh. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa water fasting atau juice detox selama beberapa hari mampu "membersihkan racun" lebih baik dibandingkan fungsi alami organ-organ tersebut.
Apa Risiko Melakukan Water Fasting atau Juice Detox 7 Hari?
Puasa ekstrem atau hanya mengonsumsi jus selama beberapa hari dapat meningkatkan risiko:
Kekurangan protein dan nutrisi penting.
Kehilangan massa otot.
Lemas, pusing, atau sulit berkonsentrasi.
Gangguan keseimbangan gula darah (tidak dianjurkan pada penderita diabetes).
Dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolit.
Tentunya tidak dianjurkan pada populasi ibu hamil, ibu menyusui, lansia, anak-anak, dan orang dengan penyakit kronis karena resiko-resiko tersebut.
Apakah Ada Cara yang Lebih Aman untuk Menurunkan Berat Badan?
Penurunan berat badan yang lebih sehat dan berkelanjutan umumnya dicapai melalui:
Pola makan dengan defisit kalori yang tetap memenuhi kebutuhan nutrisi penting.
Asupan protein yang cukup untuk menjaga massa otot.
Konsumsi buah, sayur, sesuai dengan nutrisi seimbang.
Aktivitas fisik secara teratur.
Tidur yang cukup dan pengelolaan stres.
Bila diperlukan, program penurunan berat badan juga dapat dipersonalisasi bersama dokter gizi sesuai kondisi kesehatan masing-masing.
Kesimpulan
Water fasting atau juice detox selama 7 hari bukanlah metode yang dapat dianjurkan untuk semua orang. Meskipun berat badan dapat turun dalam waktu singkat, penurunan tersebut belum tentu berasal dari lemak tubuh dan dapat disertai risiko kekurangan nutrisi serta kehilangan massa otot.
Jika tujuan Anda adalah menurunkan berat badan, mengubah pola hidup secara keseluruhan seperti mengatur pola makan dan olahraga lebih dianjurkan untuk mencapai penurunan berat badan yang bertahan jangka panjang.
Untuk kebutuhan bantuan gizi lainnya dapat dikonsultasikan langsung ke dokter gizi di akasia 365mc.