Cari cara permanen menghilangkan double chin? Kenali dahulu penyebabnya dan berbagai cara mengatasinya dari metode invasif hingga non invasif.
Double chin adalah kondisi ketika terdapat jaringan berlebih di area bawah dagu atau submental area, sehingga terbentuk lipatan antara dagu dan leher. Salah satu penyebab yang paling umum adalah penumpukan submental fat, yaitu lemak yang tersimpan di bawah dagu.
Namun, lemak bukan satu-satunya faktor yang dapat menyebabkan tampilan double chin. Genetik, perubahan berat badan, proses penuaan, berkurangnya elastisitas kulit, serta struktur rahang dan bentuk wajah juga dapat mempengaruhi tampilan area bawah dagu. Pada sebagian orang, kulit yang mulai kendur juga dapat membuat batas antara dagu dan leher terlihat semakin samar.
Menariknya, double chin tidak selalu dialami oleh orang dengan berat badan berlebih. Seseorang dengan berat badan normal sekalipun dapat memiliki lemak yang cukup banyak di bawah dagu.
Itulah sebabnya, mengatasi double chin tidak selalu cukup hanya dengan menurunkan berat badan.
Kenapa Double Chin Bisa Tetap Ada Walaupun Sudah Kurus?
Salah satu kesalahpahaman yang cukup umum adalah menganggap double chin pasti akan hilang ketika berat badan turun. Padahal, setiap orang memiliki pola distribusi lemak yang berbeda.
Ketika berat badan turun, tubuh akan menggunakan cadangan energi dari berbagai area, tetapi tubuh tidak dapat menentukan secara spesifik dari mana lemak harus hilang terlebih dahulu. Pada sebagian orang, area bawah dagu termasuk bagian yang cukup sulit mengalami perubahan.
Penurunan berat badan mungkin tidak sepenuhnya menghilangkan tampilannya apabila penyebabnya bukan lemak berlebih. Dibutuhkan penanganan yang sesuai dengan kondisi yang dialami.
Apakah Double Chin Bisa Hilang Permanen?
Jawabannya bisa, tetapi perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan "permanen".
Diet dan olahraga dapat membantu mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan, tidak bisa spot reduction. Ketika tubuh menggunakan cadangan lemak, sel lemak akan mengecil. Namun, sel lemak pada umumnya tidak benar-benar hilang hanya karena seseorang menurunkan berat badan. Jika terjadi kelebihan asupan energi secara terus-menerus, sel lemak yang masih ada dapat kembali membesar.
Berbeda dengan treatment yang bertujuan mengurangi atau mengangkat sel lemak secara langsung dari area tertentu. Pada prosedur liposuction, misalnya, sebagian sel lemak di area yang diinginkan akan dikeluarkan secara langsung dari tubuh. Karena jumlah sel lemak di area tersebut berkurang, hasilnya dapat dipertahankan untuk jangka panjang.
Namun, patut diketahui bahwa sel lemak yang masih tersisa tetap dapat membesar apabila seseorang mengalami kenaikan berat badan yang drastis dan signifikan.
Dengan kata lain, keberhasilan dalam mempertahankan hasil sangat bergantung pada pola makan, berat badan, dan gaya hidup setelah treatment.
Pilihan Cara untuk Mengatasi Double Chin
Pilihan treatment perlu disesuaikan dengan penyebab dan kondisi area bawah dagu.
Jika double chin berkaitan dengan kelebihan lemak tubuh secara keseluruhan, diet dan olahraga dapat membantu mengurangi lemak tubuh. Namun, metode ini tidak dapat menargetkan lemak hanya di bawah dagu.
Sementara itu, jika tampilan double chin lebih disebabkan oleh kulit yang kendur, metode skin tightening seperti Volnewmer ataupun skin lifting seperti HIFU dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu memperbaiki elastisitas dan kontur area bawah dagu. Kedua treatment ini tergolong non invasif karena hanya menggunakan hantaran energi tertentu, dan tidak secara langsung mengangkat jaringan lemak.
Bagi seseorang dengan penumpukan lemak yang cukup banyak di bawah dagu, sedot lemak (liposuction) merupakan prosedur yang lebih tepat karena secara khusus ditujukan untuk mengeluarkan lemak secara langsung. Hasilnya, bentuk kontur dagu dan leher akan terlihat lebih tegas setelahnya.
LAMS (Local Anesthesia Minimal-invasive Liposuction) membantu mengurangi tumpukan lemak membandel di daerah dagu dalam 1x tindakan. Prosedur yang menggunakan anestesi lokal dengan downtime yang minim, Anda dapat kembali menjalani aktivitas normal setelahnya (tanpa perlu rawat inap).
Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelumnya untuk memastikan bahwa kondisi pasien memang cocok untuk dilakukan liposuction.
Bagaimana Menentukan Treatment yang Tepat?
Double chin tidak selalu memiliki penyebab yang sama pada setiap orang. Dua orang dengan tampilan dagu berlipat yang serupa dapat membutuhkan pendekatan yang berbeda.
Sebelum menentukan treatment, dokter perlu melihat apakah tampilan double chin terutama disebabkan oleh penumpukan lemak, kulit yang kendur, struktur rahang, atau kombinasi dari beberapa faktor tersebut.
Segera jadwalkan konsultasi dengan expert akasia 365mc untuk mengetahui kondisi, kebutuhan, serta menyamakan ekspektasi agar hasil yang dicapai bisa lebih maksimal.